UPDATESATU.COM – Puncak Gagoan di Solok, Sumatera Barat, menjadi destinasi wisata yang semakin populer, terutama setelah keindahan alamnya sering muncul di berbagai media sosial.
Pesona pemandangan alam, dengan tebing curam yang dibalut rerumputan hijau dan keindahan Danau Singkarak, membuatnya diminati oleh pengunjung.
Sejarah nama Puncak Gagoan berasal dari suku kata Minangkabau, yaitu “Gagau,” yang berarti gamang atau takut jatuh.
Batuan karang di puncaknya memiliki kemiringan hampir 90 derajat.
Lokasinya terletak di gugusan Pegunungan Bukit Barisan, Desa Paninggahan, Kecamatan Tanjung Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat.
Dekat dengan Ngarai Sianok, Puncak Gagoan dapat diakses dari pusat Kota Solok sekitar 20 kilometer atau sekitar 80 kilometer dari Kota Padang dengan waktu perjalanan 2-3 jam.
Meskipun aksesnya dapat dilalui kendaraan roda empat atau roda dua, perlu hati-hati karena jalan menuju area parkir sempit.
Biaya masuk Puncak Gagoan terjangkau, Rp. 10.000,- per mobil dan Rp. 5.000,- per motor.
Wisatawan dapat mengunjunginya setiap hari Senin hingga Minggu, mulai pukul 07.00 hingga 17.30.
Perjalanan menuju puncak melibatkan trekking dengan jalan setapak yang terjal.
Dalam perjalanannya, pengunjung akan melewati batu cadas dengan berbagai ukuran yang dibiarkan tersebar di perbukitan.
Beberapa batu cadas diberi tanda silang merah sebagai peringatan bahaya.
Sesampainya di puncak, pengunjung akan disuguhi panorama keindahan perbukitan, sungai, dan view Danau Singkarak dari ketinggian.
Dua bukit yang mengapit Puncak Gagoan menambah pesona keindahannya.
Puncak Gagoan memiliki daya tarik yang membuatnya difavoritkan oleh wisatawan.
Keindahan alamnya yang dimulai sejak di bawah bukit, angin kencang yang menyegarkan, dan bau khas ilalang memperkaya pengalaman wisata.
Para pemuda dan masyarakat setempat pun turut serta menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan dengan membuat batasan di titik-titik berbahaya.
Tips saat mengunjungi Puncak Gagoan melibatkan penggunaan sepatu yang nyaman, membawa cukup minum, dan memastikan kondisi fisik yang fit.
Cuaca yang cerah diharapkan agar pengalaman wisata semakin optimal, menghindari kondisi mendung atau hujan. (*)
Baca Juga: Air Terjun Lubuk Bulan, Pesona Alam yang Menyegarkan yang Merupakan Kepingan Surga di Pedalaman Sumbar