UPDATESATU.COM – Aurel Hermansyah, istri Atta Halilintar, menjadi korban body shaming setelah melahirkan anak keduanya.
Warganet menilai bahwa bentuk tubuhnya lebih berisi, namun Aurel memilih untuk berbicara terbuka dan membagikan perasaannya di Instagram pada Minggu, 07 Januari 2024.
Aurel mengungkapkan bahwa setelah melahirkan, dirinya mendapat cibiran julid dari beberapa warganet.
Ia tidak habis pikir mengapa wanita sampai hati mengejek wanita lain, terutama terkait bentuk tubuh setelah melahirkan dan dalam kondisi menyusui.
“Dibilang ‘Aurel gendut bgt skrg’, ‘Kangen aurel sblm nikah’, ‘Aurel kaya ibu2’. Kenapa ya orang2 itu pada jahat dan suka banget body shaming? Yg mirisnya adalah yg ngomong sesama perempuan🥹,” tulis Aurel di Instagram.
Aurel menegaskan bahwa tidak ada yang salah dengan bentuk tubuhnya saat ini, mengingat ia baru saja melahirkan satu bulan yang lalu dan sedang memberikan ASI terbaik untuk putrinya.
Ia berusaha menghadapi cibiran warganet namun mengakui bahwa pengaruhnya sempat terasa pada kualitas ASI yang diberikannya.
“Setiap tubuh manusia itu berbeda2 gabisa kalian samakan aku dengan org lain. Jujur aku sedih bgt smpe liburan kmrn asi aku berkurang,” ungkap Aurel.
Lebih lanjut, Aurel menyampaikan rasa sedihnya ketika dibanding-bandingkan dengan dirinya yang dulu sebelum menikah dan memiliki anak.
Meskipun banyak mengalami perubahan yang lebih baik, tetapi komentar negatif dari warganet tetap memengaruhi perasaannya.
Rekan artis, seperti Rossa dan Jenita Janet, memberikan dukungan pada Aurel. Rossa menyatakan bahwa tidak semua orang memiliki hati dan pikiran baik, sementara Jenita Janet menyebut Aurel sebagai seorang ibu yang berjuang memberikan yang terbaik untuk anaknya.
Dengan berbicara terbuka, Aurel Hermansyah tidak hanya menunjukkan keteguhan hatinya, tetapi juga membuka ruang untuk pembicaraan lebih lanjut tentang pentingnya menghormati perubahan tubuh setelah melahirkan dan menentang body shaming. (*)
Baca Juga: Penangkapan Saipul Jamil Terkait Kasus Narkoba, Begini Klarifikasi Kepolisian